Fasilitas di situs ini disedikan secara cuma-cuma bagi rekan-rekan jurnalis yang meliput isu konservasi alam. Mari kita selamatkan bumi dengan pena kita!
Salam,
Manager Content : Marwan Azis
Email : marwanazis@gmail.com
Pontianak (ANTARA News) - Organisasi pemerhati lingkungan, World Wild Fund (WWF), mengingatkan bahwa populasi orangutan di Kalimantan Barat telah berkurang setengahnya dalam kurun waktu 2004 hingga 2010.
Perkebunan-perkebunan kelapa sawit di Sumatra dan Kalimantan sekarang ini menjadi salah satu ancaman terbesar bagi keberlangsungan hidup orangutan. Berhektar-hektar hutan sekarang telah dirubah menjadi perkebunan, menimbulkan akibat berkurangnya habitat dan pembunuhan orangutan hanya agar manusia dapat memperoleh keuntungan yang sangat besar. Jika suatu hari hutan benar-benar lenyap, siapa yang harus disalahkan? Para orangutan yang telah hidup di hutan-hutan tersebut selama ribuan tahun, tiba-tiba mendapati diri mereka diusir dari wilayah yang selama ini mereka sebut sebagai rumah. Bahkan jika mereka berbuat satu kesalahan, mereka bisa saja dibunuh. Apakah itu adil?
Wildlife Conservation UGM pada kesempatan kali ini menyelengarakan diskusi tentang "Pengembangan Kawasan Konservasi untuk Pelestarian Kehidupan Liar", kami mengajak Lembaga dan Instasi yang bergerak dalam konservasi, serta Individu yang memiliki ketertarikan dengan isu konservasi untuk menghadiri diskusi kali ini.