Diskusi Catatan Akhir Tahun Penegakan Hukum Satwa Liar yang Dilindungi

(23 Desember 2008)

Konservsionis dan jurnalis mendiskusikan perjalanan tahun konservasi satwa liar. Sebuah media center virtual untuk konservsi diluncurkan.
 
PADA tanggal 23 Desember 2008 digelar diskusi bertajuk Catatan Akhir 2008: Kebijakan Penegakan Hukum atas Kejahatan Satwa Liar yang Dilindungi di Indonesia. Diskusi yang digelar di Diamond Room, Hotel Nikko J. MH Thamrin 59 Jakarta, ini akan berlangsung mulai jam 12.00 sampai 16.00 WIB.
 
Persoalan yang dihadapi dalam konservasi satwa liar di Indonesia antara lain masih marakya kejahatan atas satwa liar (wildlife crime). Kejahatan atas satwa liar tersebut antara lain perdagangan satwa dan pemeliharaan satwa langka oleh masyarakat yang tidak berhak. Di Indonesia, kejahatan atas satwa langka masih memiliki problematika sendiri.
 
Selama tahun 2008, konservasi satwa liar mengalami kemajuan, disamping masih ada kekuarangan. Untuk membahas kemajuan dan kekuarangan konservasi satwa liar ini, Indonesia Conservation Media Center (ICMC), www.mediakonservasi.org, menggelar diskusi catatan akhir tahun.
 
Pembacara dalam diskusi ini adalah:
  1. Dwi Adhiasto dari WCS, yang memaparkan Keberhasilan dan Tantangan Penegakan Hukum atas Kejahatan Satwa Liar di Indonesia;
  2. Yuyun Kurniawan dari Yayasan Titian, yang berbicara mengenai Keterkaitan Illegal Logging dengan Kejahatan terhadap Satwa Liar di Kalimantan;
  3. Ir. M. Awriya Ibrahim, M.Sc., direktur PPH pada Direkturat Jendral PHKA, Departemen Kehutanan RI, yang berbicara mengenai Kebijakan Penegakan Hukum atas Perlindungan Satwa Liar yang Dilindungi di Indobnesia.
  4. Dr. Ir. TonnyR. Soehartono, M.Sc., Direktur KHA pada Direktorat Jendral PHKA Departemen Kehutanan, memaparkan Strategi dan Rencana Aksi Orangutan Indonesia dan Kaitannya dengan Perburuan dan Perdagangan Illegal Orangutan; serta
  5. Agus Purnomo, Ketua Skretariat Dewan Nasional Perubahan Iklim, memaparkan Perspektif REDD dalam Perlindungan Habitat Orangutan Indonesia.
 
Diskusi yang terbuka bagi jurnalis dan msyarakat ini akan dipandu oleh Andini Effendi, reporter Metro TV.
 
Country Director WCS Indonesia Program, Noviar Andayani, dan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Nezar Patria akan membei sambutan pada acara ini. Sedangkan Ir. Darori, MM., Direktur Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Satwa Alam pada Departemen Kehutanan RI, akan memberikan opening remaks. (Tim ICMC).
Pada diskusi ini juga akan diperkenalkan media center virtual untuk isu-isu konservasi, Indonesian Conservation Media Center. Jurnalis dapat mengunjungi media center ini melalui situs www.mediakonservsi.org. Di situs ini para jurnalis dapat menemukan berbagai dukungan informasi bagi liputan konservasi.
 
Pada saat bersamaan, digelar pameran program konservasi satwa liar dan habitatnya. Organisasi yang menggelar pameran tersebut antara lain Orangutan Conservation Service Program (OCSP) dan Wildlife Conservation Society. Dalam pameran ini akan dipajang foto, buku, dan materi-materi kegiatan konsrvasi lain. Para pengunjung mendapatkan cinderamata seperti t-shirt.
 
Penyelenggara acara ini antara lain ICMC, OCSP, AJI Indonesia, WCS, dan Yayasan Titian dan United States Aid for International development (USAID)..

Press Events Terakhir