Satwa Liar Di Kebun Binatang Gembiraloka Memperihatinkan!!

(5 Juli 2010)

Keadaan satwa liar yang berada di Kebun Binatang Gembiraloka dinilai sangat memperihatikan, kandang-kandang satwa yang ada di sana  dapat dikatakan masih kurang memenuhi standar, dan tidak cocok untuk dijadikan kandang untuk satwa – satwa tertentu, dan apabila hal ini terus dibiarkan tentunya dapat mebuat satwa tersebut merasa tidak nyaman. Padahal seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Kebun Binatang merupakan salah satu konservasi eksitu yang seharusnya dapat membuat satwa lebih sejahtera dan merasa nyaman walaupun bukan pada habitat aslinya, tetapi kebun binatang saat ini hanya mengutamakan kepentingan finansial dibandingkan dengan kesejahteraan satwa itu sendiri. Ternyata permasalahan dalam upaya perlindungan dan pelestaian satwa liar punbelum berakhir. Kebun binatang sebagai salah satu lembaga konservasi dan digunakan sebagai tempat tinggal ”sementara” selama hutan mereka dalam upaya penyelamatan pun masih belum mampu memberikan kehidupan yang maksimal bagi satwa liar

Hal ini dapat kita lihat pada kondisi satwa yang ada didalam kebun binatang ini, banyak hewan yang menunjukan prilaku yang menginsyaratkan bahwa hewan tersebut stress, sebagai contohnya pada salah satu kandang primata, terlihat primata yang berperilaku tidak normal, memukul – mukul kepalanya sendiri, membanting – bantingkan tubuhnya dikandang, dan usaha lain untuk menyakiti dirinya sendiri, ini merupakan salah satu bentuk ekspresi yang  satwa berikan sebagai tanda atau isyarat yang menunjukan bahwa satwa – satwa tersebut dalam kondisi yang tidak baik. Terlebih lagi ketika kita melihat kandang dengan porsi yang tidak sesuai, baik dalam segi ukuran yang dinilai relative tidak sesuai dengan porsi populasi hewan yang ada disana, makanan yang tidak layak yang diberikan kepada hewan, dan juga beberapa pembangunan dengan  suara – suara dengan frekuensi yang tinggi sehingga menyebabkan satwa – satwa tersebut menjadi ketakutan. Merupakan beberapa faktor yang ditemukan di lapangan yang menunjukan betapa kurangnya perhatian pengelola dengan satwa – satwa yang berada disana.

Seharusnya fakta – fakta dilapangan ini merupakan suatu bahan ajar untuk kita berasama bahwa keberlangsungan satwa liar sudah merupakan bagian yang harus kita jaga bersama, bukan hanya memperhitungkan kepentingan finansial dibandng dengan  kesejahteraan hewan itu sendiri. Permasalahan kebun binatang untuk menjaga kelestarian satwa liar dan usaha untuk mengembangbiakannya bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan pengelola kebun binatang semata. Perlu dilakukan kerja sama yang baik dengan semua lapisan masyarakat . Profesi dokter hewan sebagai pusat informasi tentang kesehatan hewan yang berdampak bagi kehidupan manusia sangat dibutuhkan. Dukungan yang dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup satwa liar dari ancaman kepunahan adalah mengembangkan program-program pendidikan dan kesadaran masyarakat, di bidang konservasi dan pemanfaatan secara berkelanjutan keanekaragaman hayati serta pentingnya meningkatkan kualitas hidup hewan dengan memperhatikan kesejahteraannya. Marilah kita bersama – sama menjaga asset Indonesia yang sangat tidak bernilai ini, karena kalau bukan kita yang bergerak maka siapa lagi yang akan peduli!! SALAM LESTARI!! (AL)

Isu Terhangat Terakhir