Seekor Harimau Betina Dievakuasi BKSDA

(15 Juli 2010)

Bengkulu, Warta Kota

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu mengevakuasi seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang ditangkap di Desa Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Selasa (12/7).

"Kami sudah mengevakuasi seekor harimau yang tertangkap di Seluma, dan saat ini sedang dalam pengamanan," kata Kabag Tata Usaha BKSDA Bengkulu, Supartono di Bengkulu.

Harimau betina tersebut ditangkap karena sering memasuki wilayah permukiman penduduk dan sudah meresahkan masyarakat. Menurut Supartono, permukiman tersebut memang tidak jauh dari kawasan Hutan Lindung yang merupakan habitat satwa berkaki empat yang dilindungi Undang-undang.

"Memang perkampungan itu tidak jauh dari kawasan hutan lindung yang menjadi habitat Harimau Sumatra," katanya.

Dia menjelaskan pembukaan kawasan hutan serta perburuan liar menjadi ancaman kepunahan harimau Sumatra di Bengkulu. Meski belum ada data yang valid, dia memperkirakan di Pulau Sumatra tidak lebih dari 400 ekor lagi yang tersisa.

"Kawasan hutan Bengkulu merupakan habitat asli tapi semakin terdesak dengan pembukaan hutan untuk perkebunan dan perambahan," katanya.

Supartono mengatakan untuk sementara satwa itu akan diamankan oleh BKSDA Bengkulu hingga ada keputusan dari pimpinan BKSDA, Andi Basrul, yang tengah mengikuti pertemuan 13 negara pemilik harimau atau "Tiger Summit" di Bali. (Antara/ink)

Berita Konservasi Terakhir