Satwa Liar Disita di Tempat Hiburan dan Hotel

(23 Agustus 2008)

Penyitaan satwa liar yang dipelihara masyarakat dilakukan di Medan, Sumatera Utara. Pelakunya akan dibawa ke pengadilan.
 
PADA tanggal 23 Agustus 2008, tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) dan Wildlife Crime Unit (WCU) menyita Orangutan Sumatera (pongo abelii) dan Elang Bondol (Haliastur indus). Penyitaan dilakukan di dua tempat terpisah. Orangutan disita di Jl. Bunga Mawar no. 108, Pasar V, Padang Bulan Selayang Medan. Lokasi ini adalah kompleks bisnis hiburan oukup (mandi uap tradisional), Oukup Ibunda, Sembada Café dan Family Karaoke. Penyitaan dipimpin oleh oleh Albert Aritonang (Komandan Operasi SPORC).
 
Di tempat ini, petugas menyita orangutan betina bernama Jhon. Satwa ini berumur antara 4 hingga 5 tahun. Saat disita, pemilik orangutan ini tidak ada di tempat, sehingga petugas memintai keterangan petugas keamanan di lokasi tersebut.
 
Setelah berhasil menyita orangutan, petugas menyita Elang Bondol di Hotel Garuda Plaza, Medan. Elang tersebut dikandangkan di area parkir hotel berbintang lima itu.
 
Orangutan yang disita kini dititipkan ke balai karantina milik Sumatra Orangutan Conservation Program (SOCP). Sedangkan Elang Bondol yang disita dikarantina di markas SPORC. Kedua satwa tersebut akan dijadikan barang bukti di pengadilan.
 
Tindakan Hukum
 
Dari hasil penyelidikan penyelidikan, petugas mendapat informasi bahwa pemilik orangutan tersebut bernama Zulkifli. Petugas akan menindaklanjuti melakukan penyidikan terhadap pemiliknya. Surat panggilanpun dilayangkan. Selanjutnya, kasus ini akan dibawa ke pengadilan.
 
Kedua satwa ini dilindungi berdasar Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), Orangutan Sumatra dikategorikan dalam status endangered spesies (spesies yang terancam punah).(Sumber Giyatno/WCS).

Berita Konservasi Terakhir