
JAKARTA, Mediakonservasi- Sejalan dengan peringatan hari keanekaragaman hayati (Kehati) yang jatuh pada 22 Mei lalu, juga untuk memperingati ulang tahunnya yang ke 15, yayasan Kehati kembali memberikan penghargaan kepada sejumlah orang atau kelompok yang berperan aktif dalam pelestarrian keragaman hayati. Penganugerahan Kehati Award dilakukan di Gedung Perfilman Usmar Ismail Jakarta, Selasa (26/5).
Kehati award merupakan penganugerahan tertinggi kepada para pelestari keanekaragaman hayati Indonesia. Kehati Award keenam ini mengambil tema "Membangun Pemimpin Lingkungan Masa Depan.
Presiden Yayasan Kehati Damayanti Buchari mengatakan, penghargaan ini diperuntukan bagi individu atau kelompok yang terbukti menunjukkan semangat, keteguhan dan dedikasi dalam menjaga kekayaan Kehati Nusantara.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, lanjut Damayanti, Kehati Award tahun ini diberikan pada lima kategori. "Kalau tahun-tahun sebelumnya, Kehati Award hanya terdiri dari 4 kategori. Tahun ini satu katagori tambahan, yaitu Tunas Lestari," kata dia.
"Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk komitmen yayasan Kehati dalam menanamkam kepedulian terhadap anak dan remaja sebagai penerus dalam menjaga keaneka ragaman hayati," tambah dia.
Dia menerangkan, kompetisi ini diikuti oleh 90 peserta, yang kemudian terus di saring lagi hingga mencapai 10 finalis.
Selanjutnya Dewan juri yang diketuai oleh Endang Sukara, "memeras" lagi finalis tersebut menjadi enam pemenang. Keenam pemenang tersebut adalah Sopyan Hadi untuk kategori Lestari Kehati, M. Maryono (Peduli Lestari Kehati), Kelompok Mikrobiologi Hutan Departemen Kehutanan (Cipta Lestari Kehati), Sancaya Rini (Citra Kagori Kehati), dan Klub Sahabat Alam (Tunas Lestari Kehati).
Para pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa trophy dan sejumlah uang. (RDI/Kompas)