Ribuan Orangutan Ditemukan di Indonesia

(25 Mei 2009)


 

JAKARTA - Para ahli konservasi menemukan sekira 2.000 populasi baru orangutan di daerah pedalaman Indonesia.

"Kami tidak dapat menyebutkan jumlah orangutan secara pasti," ujar Erik Meijaard, ahli ekologi dari Nature Conservacy, seperti dikutip melalui Red Orbit, Senin beberapa waktu lalu.

Berdasarkan perkiraan, hanya tersisa sebanyak 50.000 hingga 60.000 orangutan di alam liar, 90 persen di antaranya banyak terdapat di Indonesia sedangkan sisanya terdapat di negara tetangga Malaysia.

Meijaard dan timnya mensurvei wilayah hutan dan pegunungan pulau Kalimantan, disana mereka menemukan sebanyak 219 sarang orangutan. Jumlah sarang yang diketemukan kemudian menjadi perkiraan jumlah orangutan yang tinggal di wilayah tersebut.

Para individu orangutan menghabiskan sebagian besar hidup mereka di hutan hujan. Namun sayangnya saat ini lahan hujan banyak ditebang dan dibakar demi mendirikan lahan bagi penanaman kelapa sawit yang dianggap lebih menguntungkan.

Para ahli lingkungan memperkirakan kerusakan habitat ini akan berimbas pada hilangnya spesies orangutan pada 20 tahun mendatang.

Menurut para ahli konservasi saat ini tugas terpenting adalah bekerjasama dengan penduduk lokal guna melindungi daerah habitat orangutan.

"Masih banyak daerah yang belum disurvei," ujar Noviar Andayani, Kepala Orangutan Forum and Indonesian Primate Association.

Noviar pun menambahkan bahwa penemuan populasi baru ini mengisyaratkan bahwa masih banyak tugas yang perlu diselesaikan untuk menghimpun jumlah populasi orangutan yang akurat.

Sebelumnya, sebanyak 7.000 orangutan ditemukan di pulau Sumatra dan diperkirakan masih ada banyak lagi populasi orangutan di sekitar wilayah tersebut. (srn) Sumber : Okezone

Berita Konservasi Terakhir